COD tanpa marketplace bisa dijalankan di toko WooCommerce Anda sendiri selama tiga hal tersedia: metode pembayaran COD di checkout, kurir yang mau menagih uang ke pembeli, dan resi COD yang dibuat dari pesanan. AgenWebsite Everpro Integration mengisi bagian ketiga itu: ekstensi untuk AgenWebsite Shipping yang menghubungkan WooCommerce ke akun Everpro Anda, sehingga resi COD terbit langsung dari daftar pesanan dan uang COD masuk ke saldo Everpro Anda.

Gambarannya mungkin akrab: pembeli menemukan produk Anda di website, lalu pindah ke WhatsApp dan menulis “bisa COD, Kak?” Anda mengetik ulang nama, alamat, dan nomor HP-nya ke dashboard kurir, menghitung nilai tagihan dengan tangan, menyalin nomor resi kembali ke chat, dan pesanan itu tidak pernah tercatat di WooCommerce. Lima pesanan sehari masih tertahankan. Di angka 20, satu alamat yang salah salin sudah cukup untuk sore yang kacau. Padahal COD bisa berjalan di website Anda sendiri, dan tulisan ini menjelaskan apa yang harus disiapkan, kurir mana yang bisa COD, ke mana uangnya mengalir, langkah setup-nya, dan kenapa pilihan COD kadang hilang di checkout.

πŸ’‘ Jawaban Singkat: Bisa. Toko WooCommerce bisa menerima COD tanpa marketplace selama tiga hal tersedia: metode bayar COD di checkout, kurir yang melayani COD, dan resi COD yang dibuat dari pesanan. AgenWebsite Everpro Integration menghubungkan WooCommerce ke akun Everpro Anda, jadi resi COD JNE, J&T, SiCepat, SPX, dan kurir lain terbit dari daftar pesanan, dan uang COD masuk ke saldo Everpro Anda.

Bisakah toko WooCommerce menerima COD tanpa jualan di marketplace?

Bisa. WooCommerce sudah punya metode pembayaran Cash on Delivery sejak lama, jadi secara teknis pembeli bisa memilih COD di checkout website mana pun. Yang membuat banyak toko akhirnya “lari” ke marketplace bukan checkout-nya, melainkan urusan setelah pesanan masuk: siapa kurir yang mau menagih uang, bagaimana resi COD dibuat dengan nilai tagihan yang benar, dan ke mana uangnya dicairkan.

Di marketplace, semua itu diurus platform. Konsekuensinya Anda membayar komisi, bersaing di halaman yang sama dengan penjual lain, dan tidak memegang data pembeli. Di website sendiri, ketiga urusan itu kembali ke Anda, tapi Anda juga yang memegang margin dan daftar pelanggan.

Kalau order COD Anda masih dua atau tiga per minggu, mengurus resi COD manual lewat dashboard kurir masih masuk akal. Dari tiket support yang masuk ke kami, masalah mulai terasa di angka 10 pesanan COD per hari ke atas: salah ketik nilai tagihan, alamat yang disalin setengah, dan pembeli yang menanyakan resi sebelum resinya ada.

Apa saja yang dibutuhkan agar COD jalan di website sendiri?

Empat komponen, dan semuanya harus ada. Kalau satu hilang, COD di website akan terasa setengah jalan.

  1. Metode COD di checkout. Diaktifkan di WooCommerce β†’ Pengaturan β†’ Pembayaran. Ini bagian termudah, dan satu-satunya yang sudah bawaan WooCommerce.
  2. Kurir yang melayani COD. Tidak semua layanan kurir menerima tagihan ke pembeli. Kurir instan seperti GoSend dan Grab, misalnya, tidak dipakai untuk COD paket.
  3. Resi COD dengan nilai tagihan. Resi COD berbeda dengan resi biasa: ada nilai yang harus ditagih kurir ke pembeli. Di Everpro Integration, nilai ini diambil otomatis dari total pesanan, termasuk ongkir yang dibayar pembeli, lalu dikirim ke Everpro bersama resinya.
  4. Akun yang menampung pencairan. Uang yang ditagih kurir harus mendarat di suatu tempat. Dengan ekstensi ini, tempatnya adalah saldo akun Everpro milik Anda, bukan saldo AgenWebsite dan bukan rekening pihak ketiga lain.

Perhatikan bahwa AgenWebsite Everpro Integration adalah ekstensi, bukan plugin yang berdiri sendiri. Ia menumpang di jendela Generate Resi, Pengiriman Massal, cetak label, dan pelacakan milik AgenWebsite Shipping, lalu mengalihkan semuanya ke akun Everpro Anda. Tanpa Shipping, ekstensi ini hanya menampilkan halaman pengaturan. Kabar baiknya, lisensi Shipping PRO sudah termasuk di dalam harganya, jadi Anda tidak membeli dua kali.

Ekspedisi apa saja yang bisa COD lewat website sendiri?

Secara bawaan, kurir yang ditandai melayani COD di Everpro Integration adalah JNE, J&T Express, J&T Cargo, SiCepat, ID Express, SPX Express, Lion Parcel, AnterAja, dan SAP Express. Daftar ini bisa Anda ubah sendiri lewat centang di pengaturan COD, misalnya kalau Anda hanya mau COD lewat dua kurir yang paling rapi retur-nya di daerah Anda.

Ekstensi ini juga mengenali POS Indonesia, TIKI, Paxel, GoSend, dan Grab, tetapi untuk resi non-COD saja. Jadi kalau ada pembeli yang bertanya “bisa COD pakai POS?”, jawabannya di sini tidak.

Satu catatan yang sering terlewat: kurir yang benar-benar muncul saat Anda membuat resi mengikuti layanan yang aktif di akun Everpro Anda, bukan daftar di atas. Daftar bawaan hanya menentukan mana yang dianggap COD; kalau layanan J&T Cargo tidak aktif di akun Everpro Anda, ia tidak akan muncul walaupun tercentang.

Kurir Resi COD Resi non-COD
JNE Ya (bawaan) Ya
J&T Express, J&T Cargo Ya (bawaan) Ya
SiCepat, ID Express, SPX Express Ya (bawaan) Ya
Lion Parcel, AnterAja, SAP Express Ya (bawaan) Ya
POS Indonesia, TIKI, Paxel Tidak Ya, bila aktif di akun Everpro
GoSend, Grab Tidak Ya, bila aktif di akun Everpro

Ke mana uang COD mengalir, dan biaya apa saja yang dipotong?

Alurnya pendek: pembeli membayar tunai ke kurir, kurir menyetor ke Everpro, Everpro mencatatnya di saldo akun Everpro Anda. AgenWebsite tidak berada di jalur uang ini sama sekali. Kami tidak memotong biaya per resi, tidak menahan pencairan, dan tidak mengambil persentase dari nilai COD.

Yang Anda bayar ke AgenWebsite hanya langganan Rp 449.000 per tahun untuk satu website, sudah termasuk lisensi AgenWebsite Shipping PRO (yang bila dibeli terpisah harganya Rp 279.000 per tahun). Semua biaya lain mengikuti ketentuan Everpro dan ditagihkan lewat akun Everpro Anda:

  • Ongkir, sesuai tarif layanan yang Anda pilih saat membuat resi. Tidak ada diskon atau biaya admin dari AgenWebsite di atasnya; harganya apa adanya dari Everpro.
  • Biaya layanan COD, besarannya ditentukan Everpro per kurir dan layanan.
  • Premi asuransi, hanya kalau Anda mengaktifkan asuransi untuk pengiriman itu.

Everpro juga memberi cashback ongkir untuk layanan tertentu. Nilainya tampil sebagai badge di setiap pilihan layanan sebelum resi dibuat, jadi Anda bisa menimbang ongkir, estimasi waktu kirim, dan cashback sekaligus. Cashback ini tercatat di saldo Everpro Anda sendiri. Berapa besarnya dan kapan cair, itu program Everpro dan bisa berubah, jadi lihat langsung di jendela Buat Resi atau di dashboard Everpro Anda, bukan di artikel ini.

Implikasi praktisnya untuk kas toko: saldo Everpro harus cukup untuk ongkir sebelum Anda membuat resi, dan uang COD baru menambah saldo setelah paket diterima pembeli. Toko dengan 20 pesanan COD per hari sebaiknya menyisakan saldo ongkir untuk beberapa hari kerja, bukan mengisi pas-pasan.

Cara menyiapkan COD di WooCommerce dengan Everpro Integration

Dari instalasi sampai resi COD pertama biasanya selesai dalam satu sesi duduk, dengan catatan Client Key dan Client Secret Everpro sudah di tangan. Kalau belum punya akun Everpro, tim kami membantu menyiapkannya: kirim domain toko dan email akun AgenWebsite Anda lewat WhatsApp, dan langkah ketiga di bawah tidak perlu Anda kerjakan sendirian.

  1. Aktifkan COD di WooCommerce. Buka WooCommerce β†’ Pengaturan β†’ Pembayaran, aktifkan Cash on Delivery (di WooCommerce berbahasa Indonesia labelnya tampil sebagai Bayar di Tempat). Biarkan kolom “Aktifkan untuk metode pengiriman” kosong dulu; kita bahas efeknya di bagian berikutnya.
  2. Pasang AgenWebsite Shipping dan Everpro Integration, lalu aktifkan lisensi. Unduh keduanya dari Akun Saya di agenwebsite.com, upload lewat Plugins β†’ Add New, aktifkan, lalu masukkan kode lisensi di menu AgenWebsite Everpro Integration. Satu kode lisensi ini sekaligus membuka fitur Shipping PRO. Lengkapi informasi pengirim di AgenWebsite Shipping, karena data pengirim resi Everpro diambil dari sana.
  3. Hubungkan akun Everpro. Masukkan API Key dan API Secret Everpro (di pengaturan disebut Client Key dan Client Secret), lalu pilih Sandbox untuk uji coba atau Production untuk resi sungguhan. Panduan mengambil kuncinya ada di dokumentasi Client Key & Secret Everpro.
  4. Atur daftar kurir COD. Di pengaturan COD, centang kurir yang boleh dipakai pembeli COD. Kalau Anda ingin membebankan biaya tambahan ke pembeli yang memilih COD, aktifkan juga Biaya COD di AgenWebsite Shipping (bisa nominal tetap atau persentase, per kurir).
  5. Buat resi dari pesanan. Buka WooCommerce β†’ Orders, klik Generate Resi pada kolom Everpro Resi. Pilih COD atau NON-COD, pilih layanan (layanan yang dipilih pembeli di checkout otomatis berada di urutan teratas), pilih waktu penjemputan atau drop off, lalu klik Buat AWB. Resi terbit, nilai tagihan COD ikut terkirim ke Everpro, dan packing slip thermal 104 mm siap dicetak dengan penanda COD.
  6. Untuk volume banyak, pakai Pengiriman Massal. Centang sampai 50 pesanan di daftar WooCommerce, klik Pengiriman Massal. Pesanan yang dibayar COD dikenali otomatis dan bisa diubah ke Non-COD per baris; tarifnya dihitung ulang saat itu juga. Hasilnya bisa dicetak jadi satu PDF lewat bulk action Print Packing Slips.

Dua hal kecil yang sering jadi pertanyaan setelah setup. Pertama, penanda COD di label mengikuti pilihan Anda di jendela Buat Resi, bukan metode pembayaran di checkout. Jadi kalau pesanan COD Anda ubah jadi NON-COD karena pembeli akhirnya transfer, labelnya ikut berubah. Kedua, resi yang belum dijemput kurir masih bisa dibatalkan dari pesanan, dan status pesanannya kembali seperti sebelum resi dibuat.

Kenapa COD tidak muncul atau “tidak tersedia” di checkout?

Penyebab paling umum ada di pengaturan Cash on Delivery WooCommerce sendiri: kolom “Aktifkan untuk metode pengiriman” terisi, sehingga COD hanya muncul untuk metode pengiriman yang Anda pilih di sana. Kalau pembeli memilih kurir lain, COD hilang. Cek kolom ini dulu sebelum mencari penyebab lain; dokumentasi resmi Cash on Delivery WooCommerce menjelaskan opsi ini dengan cukup lengkap.

Kalau pengaturan WooCommerce sudah bersih dan COD masih hilang, biasanya penyebabnya ada di fitur Biaya COD milik AgenWebsite Shipping. Saat Biaya COD aktif, plugin dengan sengaja menyembunyikan pilihan COD dalam beberapa kondisi, karena biaya COD-nya dihitung per kurir dan tidak masuk akal ditagih kalau kurirnya belum jelas:

  • Pembeli belum memilih metode pengiriman. COD disembunyikan sampai ada kurir yang terpilih. Di toko yang alamat pengirimannya diisi belakangan, pembeli bisa melihat COD “hilang” sebentar lalu muncul lagi setelah ongkir terhitung. Ini normal.
  • Metode pengiriman yang dipilih bukan dari AgenWebsite Shipping. Flat rate, gratis ongkir, atau metode dari plugin lain tidak membawa informasi kurir, jadi COD tidak ditampilkan untuk metode itu. Kalau Anda sengaja punya gratis ongkir untuk area tertentu dan tetap ingin COD di sana, pertimbangkan memakai subsidi ongkir di AgenWebsite Shipping, bukan metode gratis ongkir bawaan WooCommerce.
  • Kurir yang dipilih adalah kurir instan. GoSend dan Grab tidak melayani COD, sehingga pilihan COD disembunyikan begitu pembeli memilih salah satunya.

Ada satu perilaku lagi yang perlu diketahui: menyimpan pengaturan Biaya COD akan otomatis mengaktifkan metode pembayaran Cash on Delivery di WooCommerce kalau sebelumnya belum aktif. Kalau Anda hanya ingin uji coba Biaya COD di toko yang belum siap menerima COD, matikan lagi metode pembayarannya setelah selesai.

Kebalikannya juga mungkin terjadi: COD muncul, tapi kurir yang ditampilkan tidak masuk akal untuk COD. Penyaringan kurir non-COD saat pembeli memilih COD hanya berjalan di checkout klasik WooCommerce. Di checkout Blocks, resi COD tetap bisa dibuat dari pesanan, tetapi daftar kurir di checkout tidak disaring. Toko yang mengandalkan penyaringan ini sebaiknya tetap di checkout klasik untuk sekarang.

Bagaimana menekan retur COD sejak pesanan pertama?

Retur adalah biaya terbesar COD, dan cara menekannya sebagian besar bukan soal plugin. Tiga kebiasaan yang terbukti menolong di toko pengguna kami: konfirmasi pesanan ke pembeli sebelum resi dibuat (satu balasan WhatsApp sudah cukup menyaring pesanan iseng), batasi kurir COD ke yang paling rapi menangani paket kembali di wilayah tujuan Anda, dan pastikan alamat lengkap sampai kecamatan sebelum klik Buat AWB.

Everpro Integration membantu di dua titik: resi baru dibuat ketika Anda menekan tombolnya, jadi ada jeda alami untuk verifikasi, dan resi yang belum dijemput masih bisa dibatalkan kalau pembeli ternyata tidak merespons. Pembahasan yang lebih panjang soal verifikasi, batas nilai COD, dan daftar nomor bermasalah ada di artikel kami tentang cara menurunkan retur COD di WooCommerce. Untuk gambaran integrasi COD secara umum, termasuk alternatif alurnya, ada juga panduan integrasi COD WooCommerce yang kami tulis sebelumnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah harus punya akun Everpro, dan bagaimana kalau belum punya?

Ya, resi dibuat dengan kredensial Everpro milik Anda, jadi akunnya harus ada. Kalau belum punya, hubungi tim AgenWebsite lewat WhatsApp dengan menyertakan domain toko dan email akun AgenWebsite Anda. Kami membantu menyiapkan akun Everpro beserta Client Key dan Client Secret yang dibutuhkan ekstensi ini. Biaya ongkir dan layanan COD mengikuti ketentuan Everpro.

Kurir apa saja yang bisa COD? Apakah POS Indonesia bisa?

Secara bawaan: JNE, J&T Express, J&T Cargo, SiCepat, ID Express, SPX Express, Lion Parcel, AnterAja, dan SAP Express, dan daftarnya bisa diubah di pengaturan COD. POS Indonesia, TIKI, Paxel, GoSend, dan Grab dikenali untuk resi non-COD saja. Kurir yang benar-benar tampil mengikuti layanan yang aktif di akun Everpro Anda.

Ke mana uang COD dicairkan?

Ke saldo akun Everpro Anda. Pembeli membayar ke kurir, kurir menyetor ke Everpro, Everpro mencatatnya di saldo Anda. AgenWebsite tidak berada di jalur uangnya dan tidak memotong apa pun dari nilai COD. Jadwal dan ketentuan pencairan diatur oleh Everpro.

Apakah ada biaya per resi dari AgenWebsite?

Tidak ada. Biaya dari AgenWebsite hanya langganan Rp 449.000 per tahun untuk satu website, sudah termasuk lisensi AgenWebsite Shipping PRO. Ongkir, premi asuransi, dan biaya layanan COD mengikuti ketentuan Everpro dan ditagihkan lewat akun Everpro Anda.

Apa bedanya dengan Generate Resi bawaan AgenWebsite Shipping?

Generate Resi bawaan membuat resi dengan akun AgenWebsite dan memotong saldo yang Anda isi, khusus untuk pesanan yang sudah dibayar, dan tidak mendukung COD. Everpro Integration membuat resi dengan akun Everpro Anda sendiri, mendukung resi COD dengan nilai tagihan dari total pesanan, dan menampilkan cashback Everpro di setiap layanan.

Apakah COD bisa dipakai di checkout Blocks WooCommerce?

Resi COD bisa dibuat untuk pesanan dari checkout mana pun, termasuk Blocks. Yang saat ini hanya berjalan di checkout klasik adalah fitur menyembunyikan kurir non-COD ketika pembeli memilih COD. Di Blocks, pembeli tetap melihat semua kurir, jadi Anda perlu memeriksa pilihan kurirnya saat membuat resi.

Jadi, mulai dari mana?

Kalau pesanan COD Anda masih sedikit dan Anda nyaman membuat resi manual, tidak ada yang salah dengan itu; aktifkan saja COD di WooCommerce dan lanjutkan. Kalau COD sudah jadi bagian rutin toko dan Anda lelah menyalin alamat serta nilai tagihan ke dashboard kurir satu per satu, pindahkan prosesnya ke daftar pesanan WooCommerce. Pembeli checkout dengan kurir pilihannya, Anda klik Generate Resi, pilih COD, Buat AWB, dan uangnya mengalir ke saldo Everpro Anda sendiri.

πŸ‘‰ Detail fitur, harga, dan cara meminta bantuan setup akun Everpro ada di halaman AgenWebsite Everpro Integration.