WooCommerce bawaan hanya mengenal satu alamat toko, jadi ongkir selalu dihitung dari kota yang sama berapa pun jumlah gudang Anda. Untuk membuat tarif dihitung dari gudang yang benar-benar mengirim barang, toko perlu kemampuan multi gudang — mendaftarkan tiap lokasi sebagai gudang tersendiri, lalu membiarkan sistem memilih gudang mana yang dipakai untuk setiap pesanan.

Selama stok Anda ada di satu tempat, alamat toko sudah cukup. Begitu barang tersebar di dua kota, satu titik asal langsung jadi masalah: pembeli di Surabaya yang barangnya ada di gudang Surabaya tetap dikenai tarif dari Jakarta. Lebih mahal, estimasi lebih lama, dan dua-duanya salah.

💡 Jawaban Singkat: Dengan AgenWebsite Shipping saja, ongkir dihitung dari satu kota asal untuk semua pesanan — itu perilaku bawaannya. Untuk menghitung ongkir dari gudang pengirim, pasang AgenWebsite Multi Warehouse, lalu daftarkan tiap lokasi sebagai gudang. Setelah aktif, plugin memilih gudang terdekat secara otomatis, resi terbit dengan alamat gudang tersebut, dan stok bisa dipisah per gudang bila diperlukan. Alamat toko yang sudah ada di AgenWebsite Shipping otomatis menjadi Gudang Utama, jadi Anda tidak perlu mengisi ulang apa pun.

Kenapa satu alamat toko jadi penghambat

Tarif kurir Indonesia dihitung dari titik asal ke titik tujuan, sampai tingkat kecamatan. Kalau sistem hanya punya satu titik asal, semua perhitungan berangkat dari sana — termasuk pesanan yang sebenarnya dikirim dari kota lain.

Akibatnya berlapis:

  • Pembeli membayar lebih mahal dari seharusnya. Kiriman dalam kota ditagih sebagai kiriman antarkota.
  • Estimasi waktu meleset. Paket yang harusnya sampai besok ditulis tiga hari.
  • Resi mencantumkan alamat yang salah. Kalau paket diretur, dia kembali ke alamat yang bukan tempat barangnya.
  • Kurir instan nyaris tidak pernah muncul. Radius dihitung dari titik asal yang jauh, jadi layanan instan otomatis gugur.

Yang membuat masalah ini licin: tidak ada error apa pun. Semua berjalan normal, hanya angkanya salah — dan selisihnya Anda atau pembeli yang menanggung.

Kapan toko benar-benar butuh multi gudang

Empat kondisi paling umum:

Gudang di lebih dari satu kota. Alasan paling jelas. Mengirim dari gudang terdekat memangkas ongkir sekaligus waktu tempuh.

Stok dititipkan di mitra. Barang ada di lokasi orang lain yang mengirim atas nama Anda.

Dropship dari pemasok. Pemasok mengirim langsung ke pembeli, jadi titik asalnya jelas bukan alamat Anda.

Toko punya cabang offline. Tiap cabang menyimpan stok dan bisa mengirim sendiri.

Kalau tidak satu pun cocok, Anda belum membutuhkannya. Menambah gudang berarti menambah hal yang harus diurus — jangan diaktifkan hanya karena tersedia.

Langkah mengaktifkan multi gudang

1. Pastikan AgenWebsite Shipping sudah aktif

Multi Warehouse bekerja sebagai pendamping, bukan pengganti. Perhitungan ongkir, penerbitan resi, dan packing slip tetap ditangani AgenWebsite Shipping — Multi Warehouse yang menentukan dari gudang mana semua itu dihitung. Jadi pastikan plugin utamanya terpasang dan lisensinya aktif lebih dulu.

2. Pasang dan aktifkan lisensi

Setelah plugin dipasang, masukkan kunci lisensi. Tanpa lisensi aktif, plugin tetap dorman dan tidak mengubah apa pun di toko Anda — aman untuk dipasang lebih dulu sebelum dikonfigurasi.

3. Periksa Gudang Utama

Ini bagian yang sering dikira harus diisi manual, padahal tidak. Informasi Pengirim yang sudah Anda isi di AgenWebsite Shipping otomatis menjadi Gudang Utama. Alamat toko cukup diedit di satu tempat, dan keduanya tetap sinkron.

4. Tambahkan gudang berikutnya

Untuk tiap lokasi, isi alamat sampai tingkat kecamatan. Ini bukan formalitas — tarif kurir ditentukan sampai level itu, dan alamat yang berhenti di kota akan menghasilkan tarif yang meleset atau rute yang gagal sama sekali.

Kalau Anda melayani kurir instan, isi juga koordinat gudang. Layanan instan menghitung jarak dari titik penjemputan sungguhan, bukan dari nama kota, jadi tanpa koordinat gudang itu tidak akan pernah terpilih untuk kiriman instan.

5. Pilih cara gudang dipilih

Ada dua strategi, dan keduanya sah tergantung bagaimana toko Anda bekerja.

Gudang Terdekat (otomatis). Plugin menilai tiap gudang aktif secara berurutan: kota pembeli yang sama dengan kota gudang selalu menang lebih dulu; kalau pembeli memasang pinpoint kurir instan dan gudang punya koordinat, jarak dihitung dan yang terdekat diutamakan; kalau tidak ada gudang di kota pembeli, provinsi yang dilayani tiap gudang jadi penentu.

Urutan Prioritas. Anda menentukan sendiri urutannya, dan plugin mengikuti daftar itu. Lebih mudah ditebak, dan sering lebih cocok untuk toko yang punya gudang utama jelas dengan cabang sebagai cadangan.

Mulai dari Urutan Prioritas kalau Anda baru memasang. Setelah paham perilakunya, pindah ke Gudang Terdekat untuk hasil yang lebih optimal.

6. Uji sebelum diumumkan

Buka toko dalam mode penyamaran dan uji tiga skenario: alamat dekat gudang A, alamat dekat gudang B, dan alamat yang jauh dari keduanya. Perhatikan apakah tarif berubah sesuai gudang yang seharusnya, dan apakah keterangan asal pengiriman muncul di checkout.

Apa yang berubah setelah aktif

Di checkout: ongkir dihitung dari kota asal gudang pengirim, bukan dari satu alamat toko. Pada checkout klasik, pembeli juga melihat indikator “Dikirim dari” dan bisa memilih gudang sendiri — mirip pengalaman di marketplace. Penggantian kota asal ini berjalan baik di checkout klasik maupun Blocks checkout.

Di daftar pesanan: muncul kolom Gudang, jadi Anda bisa melihat sekali lihat pesanan mana dikirim dari mana. Gudang masih bisa diganti selama resi belum dibuat.

Di resi dan packing slip: alamat pengirim mengikuti gudang pesanan tersebut, bukan alamat toko global. Ini yang membuat retur kembali ke tempat yang benar.

Kesalahan yang sering terjadi saat setup

Alamat gudang hanya sampai kota. Penyebab nomor satu tarif meleset. Selalu isi sampai kecamatan.

Koordinat dikosongkan padahal melayani kurir instan. Gudang itu tidak akan pernah terpilih untuk kiriman instan.

Mengira alamat toko dan gudang harus diisi terpisah. Gudang Utama mengikuti Informasi Pengirim di AgenWebsite Shipping secara otomatis.

Menguji hanya satu alamat tujuan. Multi gudang justru menunjukkan perilakunya saat tujuan berpindah-pindah. Uji minimal tiga titik.

Menghapus gudang karena takut mengganggu. Tidak perlu — gudang yang dihapus tetap dikenali pesanan lama dan stoknya tersimpan, dan bisa dipulihkan kapan saja dari daftar Gudang Terhapus.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah AgenWebsite Shipping saja sudah bisa multi gudang?

Belum. Dengan AgenWebsite Shipping saja, ongkir dihitung dari satu kota asal untuk semua pesanan. Kemampuan multi gudang disediakan oleh plugin terpisah, AgenWebsite Multi Warehouse.

Berapa banyak gudang yang bisa didaftarkan?

Tidak dibatasi. Semua paket lisensi membuka seluruh fitur dan jumlah gudang tanpa batas.

Apakah Multi Warehouse termasuk dalam paket PRO atau MAX?

Tidak. Ini lisensi terpisah, Rp 599.000 per tahun atau Rp 59.000 per bulan untuk satu website, dengan uji coba gratis 14 hari. Bisa dipasangkan dengan AgenWebsite Shipping versi Free, Lite, PRO, maupun Everpro.

Apakah bekerja dengan Blocks checkout?

Penggantian kota asal berjalan di checkout klasik maupun Blocks checkout. Lapisan visualnya — indikator “Dikirim dari” dan kartu pilihan gudang — tampil di checkout klasik.

Apa yang terjadi kalau saya menghapus gudang?

Pesanan lama tetap mengenali gudang tersebut dan stoknya tersimpan. Gudang bisa dipulihkan kapan saja dari daftar Gudang Terhapus.

Apakah harus memakai fitur stok per gudang?

Tidak. Stok per gudang bersifat opsional. Anda bisa memakai multi gudang hanya untuk perhitungan ongkir dan alamat resi, dan tetap mengandalkan stok WooCommerce seperti biasa.

Kesimpulan

Selama stok Anda ada di satu tempat, satu alamat toko sudah cukup dan tidak ada yang perlu diubah. Begitu barang tersebar, satu titik asal berhenti masuk akal — tarifnya salah, estimasinya salah, dan alamat di resi juga salah.

Kuncinya sederhana: daftarkan tiap gudang sampai tingkat kecamatan, isi koordinat kalau melayani kurir instan, dan uji dengan beberapa tujuan berbeda sebelum diumumkan ke pembeli.

AgenWebsite Multi Warehouse adalah plugin multi gudang WooCommerce yang bekerja berdampingan dengan AgenWebsite Shipping: ongkir dihitung dari gudang pengirim, gudang terdekat dipilih otomatis, stok bisa dipisah per gudang, dan resi terbit dengan alamat gudang yang benar. Rp 599.000/tahun atau Rp 59.000/bulan untuk satu website, dengan uji coba gratis 14 hari tanpa kartu kredit. Lihat selengkapnya di sini.