Tujuan Fitur
Auto-Refresh Tracking memperbarui status resi langsung dari kurir secara otomatis setiap jam, tanpa perlu membuka satu per satu. Status terakhir, pesan kurir, dan waktu update ditampilkan pada kolom Pengiriman di daftar pesanan WooCommerce.
Tampilan Pengaturan

Akses Menu
Dashboard WordPress > AgenWebsite Shipping > Generate Resi > PENGATURAN
Cara Kerja
| Aspek | Nilai |
|---|---|
| Jadwal | Setiap jam (WP-Cron) |
| Batas per eksekusi | 30 pesanan, diproses bergiliran — yang paling lama tidak dicek didahulukan, sehingga tidak ada resi yang terlewat |
| Jeda minimal per pesanan | 55 menit |
| Rentang pesanan yang dicek | 90 hari terakhir |
| Rentang pada eksekusi pertama | 15 hari — agar instalasi baru tidak menarik tumpukan pesanan lama yang sudah selesai |
| Timeout API saat cron | 30 detik per permintaan |
Pengaturan
1. Aktifkan Auto-Refresh
- Fungsi: mengambil status & update terakhir dari kurir setiap jam.
- Default: aktif.
- Saat dinonaktifkan, jadwal cron ikut dihapus dan status hanya diperbarui manual atau lewat callback.
2. Status Eksekusi
- Menampilkan waktu eksekusi terakhir, berapa lama berselang, jumlah pesanan yang diperbarui, dan apakah pemicunya otomatis atau manual.
- Tombol Jalankan Sekarang memaksa satu putaran tanpa menunggu jadwal.
3. Auto-Complete Pesanan
- Saat tracking menunjukkan paket sudah diterima (
DELIVERED/COMPLETED), status pesanan diubah otomatis. - Status tujuan diatur pada Status Order Setelah Diterima (default: Completed).
4. Info Pelacakan di Kolom Pengiriman
Menampilkan badge status, waktu update, dan pesan kurir terakhir di bawah nomor resi pada daftar pesanan. Nonaktifkan bila ingin tampilan kolom lebih ringkas.
Catatan
Auto-refresh berjalan lewat WP-Cron, yang hanya terpicu saat ada kunjungan ke situs. Jika toko Anda sepi pengunjung, jadwal bisa meleset — gunakan cron server (system cron) yang memanggil wp-cron.php secara berkala agar pembaruan tepat waktu.